Gedung wakil rakyat akan direnovasi dalam tahun ini. Total nilai
renovasi yang sudah disetujui mencapai Rp 40 miliar yang tidak menutup
kemungkinan akan membengkak menjadi Rp 1 triliun.
Renovasi ini salah satu tujuannya adalah membangun gedung atau tower
seperti menara Petronas di Malaysia. Bahkan, setiap ruangan anggota
dewan juga akan dilengkapi kamar mandi dan perpustakaan super lengkap
yang hingga kini belum tersedia. Para wakil rakyat periode mendatang,
tentu akan mendapatkan failititas sama seperti yang dimiliki hotel
berbintang.
Dari pantauan Persda Network, juga sudah ada beberapa fasilitas gedung
Dewan yang baru. Misalnya, para pengendara motor, kini sudah memiliki
jalan tersendiri untuk masuk ke gedung DPR, terpisah dari para
pengendara mobil. Di setiap lantai, persis di depan pintu masuk para
anggota dewan, kini sudah terpasang layar monitor ukuran besar, meski
belum berfungsi. Termasuk, internet dengan kapasitas 8 mega, mesin
faximile di setiap ruangan anggota dewan yang nantinya ditambah lagi
dengan alat-alat canggih untuk membantu kerja para anggota Dewan.
Kepastian akan adanya renovasi gedung dewan ini dipastikan Wakil
Sekjen DPR Nining Indra Saleh. Rencana renovasi gedung dewan ini tidak
lain menjadi bagian sebagai simbol rakyat yang makin sejahtera. Lebih
lengkap dan lebih moderen tentunya. Dana yang sudah disepakati
sementara untuk rencana renovasi gedung DPR sebesar Rp 40 miliar
yang diambil dari anggaran tahun 2007 melalui keputusan rapat Badan
Urusan Rumah Tangga (BURT) DPR, tahun lalu.
Nining kemudian menjelaskan, renovasi gedung DPR, tidak lain
bertujuan agar kinerja para wakil rakyat lebih fokus dengan dibantu
oleh 5 staf ahli yang kemungkinan lebih leluasa dalam melakukan riset.
Ukuran ruang setiap anggota dewan rencananya 10×10 meter.
Diprotes
Rencana renovasi rumah ini tentunya mendapat protes. Direktur Lingkar
Masyarakat Madani (LIMA) untuk Indonesia, Ray Rangkuti menyayangkan
rencana ini yang dianggapnya belum lah tepat. Apalagi, dengan kondisi
masyarakat, masyoritas masih dalam kesusahan.
“Mau bangun setinggi apapun, sebetulnya tidak masalah. Cuma, waktunya
yang belum tepat untuk saat ini disaaat rakyat yang masih banyak
menderita. Kalau sudah tak ada rakyat yang tak bunuh diri karena
kesusahan, tak mampu bayar sekolah lagi, itu barulah, tidak apa-apa,”
ungkap Ray Rangkuti.
Protes Ray Rangkuti, tentu berdasar alasan. Yang membuat dahi ini
berkerut keheranan, menurut beberapa kalangan DPR yang enggan namanya
disebut saat ditemui Persda Network kemarin menjelaskan, rencana
renovasi gedung DPR ini, sedianya akan dibuat dua tower megah. Di sisi
sisi Utara dan Selatan. Dua tower ini dilengkapi dengan jalan
penghubung. Persis sama seperti gedung Petronas di negara tetangga,
Malaysia. Hebat, tentunya.
“Ini mengkhawatirkan sekali. Padahal, yang dibutuhkan oleh rakyat
adalah para anggota dewan yang memiliki kepedulian. Yang aspiratif,
meski hanya berkantor di gubuk derita. Kenapa sih, para anggota dewan
saat ini tidak ada dalam fikirannya untuk mau berhemat di situasi
seperti sekarang ini,” cetus Ray Rangkuti.
Fraksi Kebangkitan Bangsa (FKB) DPR langsung bereaksi keras dalam hal
ini. Menurut salah satu anggota FKB, Ario Wijanarko rencana ini hanya
akan membuat malu kalangan anggota dewan, sebagai wakil rakyat.
Rencana renovasi ini, tegas Wijonarko sangatlah berlebihan. “Negara
kita kondisinya masih banyak rakyatnya yang susah. Kok tahu-tahu mau
ada rencana renovasi gedung dan akan membuat menara seperti tower
Petronas segala. Kami, anggota dewan, juga baru tahu rencana ini dari
wartawan. Kapan sosialisasinya,” tandas Wijonarko.
“Yang kami butuhkan sebetulnya hanyalah staf ahli saja. Masak mau ada
renovasi segala. Dan yang dibutuhkan rakyat adalah kualitas kerja para
anggota dewan bukan, gedung yang terlihat mewah. Rencana ini hanya
untuk mengutungkan mereka yang mendapatkan proyek saja, tanpa mau
melihat kondisi rakyat sekarang ini,” tandasnya lagi. (Persda
Network/Rachmat Hidayat)
November 25, 2008 pukul 3:59 am |
DPR tidak jelas prestasinya apa ?? Pantas aja banyak yang Golput. Rakyat sudah tidak percaya dengan DPR. Bang Kritikus juga posting di Kritik Bang Kritikus Terhadap Rencana Renovasi Gedung DPR